PERTARUNGAN SEJATI

November 2, 2012

 

Ada tiga orang sahabat, mereka namanya adalah Kira, Ikki, dan Cindy. Mereka bertiga adalah sahabat yang sangat akrab. Mereka bertiga bersahabat dari semenjak mereka masih kecil. Mereka bertiga bersahabat, karena mereka sering bermain bersama dan rumah mereka bertiga berdekatan. Mereka juga mempunyai hobby yang sama. Mereka bertiga senang untuk berpetualang dan memburu harta karun.

 

Pada suatu hari saaat mereka akan pergi ke sekolah, mereka bertemu di jalan. Dan Ikki memberi tahu Kira dan Cindy, bahwa Ia telah menemukan Peta Harta karun.

IkkI      : Hallo teman-teman…………

Kira     : Hallo juga Ikki……….

Cindy   : Hallo juga Ikki……….

  Kamu terlihat bersemangat.

Ikki      : Liburan sudah dekat ya teman-teman…

Cindy   : Iya… Kenapa????

Ikki      : Gak papa.

Kira     : Liburan kali ini, enaknya kita pergi kemana???

Cindy   : Iya ya.. Aku bingung.

Kira     : Sama aku juga bingung.

Ikki      : Eh… Bagaimana kalau Liburan besok, kita berpetualang lagi?

Kira     : Berpetualang kemana??

Ikki      : Ke pulau terpencil bernama Pulau  “IRON”

Cindy   : Emangnya disana terdapat apa?

Ikki      : Disana terdapat harta karun yang banyak.

  Dan setiap orang yang mencoba kesana untuk mengambil harta karun di pulau itu.

  Tidak pernah kembali. Bagaimana?

Cindy   : Wau…. Beneran tuh????

Ikki      : Iya bener….. Menarik kan??? Apakah kalian setuju?

Cindy   : kalu aku cih, setuju aja.

Ikki      : Bagaimana Kira????

Kira     : Kalu kalian berdua setuju, aku juga setuju.

Ikki      : Baik…. sudah diputuskan. Liburan besok, kita akan pergi ke Pulau Iron.

Kira     : Ayo cepat!!!!! Sudah hampir Bel masuk.

 

 

            Sesampainya di sekolah, mereka lanngsung menuju ke kelas. Mereka langsung menuju tempat duduk mereka masing-masing. Beberapa menit kemudian, bel tanda masuk berbunyi. Dan bapak guru pun masuk kedalam kelas, untuk memberikan pelajaran. Semua siswa di kelas, sangat bersemangat untuk mengikuti pelajaran di sekolah.

 

Pada waktu istirahat

            Semua siswa di kelas membawa bekal sendiri-sendiri. Jadi mereka semua menikmati bekalnya masing-masing di dalam kelas. Ikki, Kira, dan Cindy memakan bekal mereka sambil membicarakan rencana petualangan mereka. Nara, salah satu teman mereka ikut mendengarkan apa yang dibicarakn Ikki, Kira, dan Cindy.

 

 

Nara    : Hei teman-teman. Apa cih yang kalian bicarakan???

Ikki      : Bukan apa-apa. Gak penting koq.

Nara    : Loh koq begitu??? Ayolah apa yang kalian bicarakan.

Kira     : Kamu gak perlu tahu. Rahasia kami bertiga.

 

Bel masuk setelah istirahat berbunyi. Mereka bertiga dan semua siswa, kembali mengikuti pelajaran sampai selesai. Pukul 13.00 bel pulang berbunyi. Mereka bertiga pulang bersama-sama. Dan seluruh siswa, pulang ke rumahnya masing-masing.

 

Dua minggu kemudian.

 

Liburan sekolah sudah tiba. Ikki, Kira, dan Cindy bersiap-siap untuk berpetualang dan berburu harta karun di Pulau “Iron”. Liburan sekolah cukup lama, yaitu sekitar 1 bulan.

 

Pada hari pertama liburan sekolah, mereka bertiga berkumpul di markas rahasia mereka. Markas rahasia mereka terletak di bawah rumah Kira. Mereka bertiga benar-benar bersemangat. Untuk masuk markas rahasia mereka, harus menggunakan Sandi dan sidik jarii mereka bertiga.

 

Kira     : Baiklah…

  Sekarang apa yang akan kita lakukan???

Ikki      : Sudah jelas kan.

  Kita harus mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang kita butuhkan.

Cindy   : Iyap benar….

 

            Mereka bertiga mempunyai perlatan untuk berpetualang. Seperti pedang, pesawat, tembakan, kacamata kegelapan, baju pelindung.

Kira     : OK..

  Akan aku ambilkan peralatan dan perlengkapan kita yang aku sembunyikan.

  Ini peralatanmu Cindy.

  Dan ini untukmu Ikki.

Cindy   : Thank You Kira….

Ikki      : Terima Kasih Kira…

Kira     : Your Welcome.

 

 

            Pada hari berikutnya, mereka bertiga sudah bersiap untuk berpetualang ke Pulau Iron. Mereka bertiga berpamitan dengan kedua orang tua mereka masing-masing. Mereka bertiga tidak bilang kepada orang tua mereka, bahwa mereka akan berpetualang ke pulau terpencil. Mereka hanya bilang ada acara berpetualang dengan teman-teman sekolah ke puncak gunung.

Karena jika mereka jujur, dan mengatakan bahwa mereka akan pergi ke pulau terpencil bernama Pulau Iron, pasti mereka tidak akan diperbolehkan untuk pergi ke pulau Iron tersebut. Karena perjalanan untuk menuju pulau Iron sangatlah berbahaya, dan karena pulau tersebut sangat terpencil. Karena juga, banyak orang yang tidak kembali setelah pergi ke pulau Iron tersebut.

Pesawat yang akan gunakan unntuk pergi ke pulau Iron sudah dipersiapkan di dekat sekolah mereka, karena jika libur sekolah. Sekolah tersbut sepi. Pesawat mereka dibuat agar tidak terlihat oleh mata telanjang. Harus menggunakan kacamata khusus agar pesawat tersebut telihat. Karena jika terlihat pasti akan ada orang yanng curiga, jika terdapat pesawat di lingkungan sekolah. Dan setelah mereka bertiga berpamitan dengan kedua orang tua mereka masing-masing. Mereka menuju ke sekolah mereka, yang tempat pesawat mereka diletakkan.

 

 Setelah persiapan semuanya sudah beres, merekabertiga segera berangkat menuju pulau Iron, untuk berpetualang dan mencari harta karun yang terembunyi.

 

Ikki      : Ayo teman-teman kita berangkat!!!!!

Kira     : OK.. Iron Island I’m coming….

Cindy   : Semangat…….

Ikki      : Perjalanan menuju pulau Iron, kira-kira membutuhkan waktu 5 hari.

Kira     : OK.. Aku yang akan mengemudikan pesawat ini.

  Pasang sabuk pengaman kalian berdua.

  Peralatan dan perelngkapan sudah siap semua???

Ikki      : Sudah siap semua. Kira…..

Kira     : Baiklah.. Kita gunakan kecepatan penuh.

 

            Perjalanan menuju pulau Iron sangat lama, walupaun menggunakan kecepatan penuh yang sangat cepat.

            Mereka bertiga benar-benarsangat bersemangat dan tidak ada rasa takut sedikitpun tentang kejamnya pulau Iron. Walupun nyawa mereka bertiga sebagai taruhannya. Dicdalam pesawat mereka berbincang-bincang sambil bercanda.

 

Kira     : Ikki, sebenarnya di pulau Iron itu ada apa saja???

Ikki      : Disana ada harta karun.

Kira     : Ya kalau ada harta karun, aku sudah tau. Terus apalagi???

Ikki      : Disana banyak nyawa yag hilang sia-sia, karena pertumpahan darah.

              Mitos di pulau Iron, orang-orang yang berpetualang dan berburu harta karun disana.

  Akan saling mebunuh dengan temannya, ataupun sahabat, bahkan saudaranya sendiri hanya  untuk memiliki harta karun tersebut sendirian.

Cindy   : Benarkah itu Ikki????

Ikki      : Ya itu benar sekali.

              Semua itu disebabkan karena hawa nafsu manusia yang serakah, akan kekayaan.

              Itu semua juga terjadi karena manusia tersebut, diarsuki Iblis penunggu pulau Iron.

              Tidak ada manusia yang mau berbagi dengan siapapun.

              Mereka menginginkan harta karun itu sendirian.

              Jadi mereka akan saling membunuh, demi harta….

Cindy   : Tapi it  u semua tidak akan terjadi pada kita bertiga kan Ikki???

Ikki      : Ya tentu saja, karena kita sahabat dari kecil.

              Dan kita tidak akan saling membunuh hanya demi harta karun semata.

              Persahabatan kita bertiga akan selalu abadi selamnya.

 

            Perjalanan selama Lima hari telah mereka bertiga lewati dengan selamat. Mereka bertiga, akhirnya telah sampai di pulauyang mereka tuju, yaitu pulau Iron. Saat masih berada didepan pulau Iron. Pulau Iron tersebut terlihat sangat indah. Banyak pepohonan yang hijau dan masih Rindang. Bagaikan seperti hutan di daerah Tropis. Yang disebut Hutan Hujan Tropis. Kira, Ikki, dan Cindy terkagum-kagum dengan keindahan pulau Iron. Yang sangat mempesona dilihat dengan mata.

 

Petualangan berburu harta karun di pulau Iron yang dilakukan oleh Kira, Ikki, dan Cindy pun akan segera dimulai. Mereka bahkan lebih bersemngat untuk menemukan harta karun di pulau Iron. Sebelum melanjutkan petualangan di pulau Iron, mereka akan berkemah di dekat pantai pulau Iron. Sampai pagi tiba.

 

 

 

Cindy   : Wau….. Indah sekali pulau Iron ini.

Kira     : Ya benar sekali kau Cindy…..

              Tidak seperti yang diceritakan Ikki.

Ikki      : Iya emang permulaannya seperti ini.

              Tempat harta karunnya masih berada di tengah-tengah pulau Iron ini.

Kira     : Kita sampai di pulau Iron ini sudah sore….

              Waktu sudah menunnjukkan pukul 17.00.

  Sebaiknya kita mendirikan tenda dan bermalam disini saja.

  Bermalam di dekat pantai pasti menyenangkan.

Ikki      : Baiklah……

              Aku juga sudah sangat lelah setelah 5 hari berada di dalam pesawat terus.

Cindy   : Okelah Kalau Begitu.

Kira     : Ayo kita dirikan tenda!!!!!

              Besok baru kita lanjutkan perjalanan menuju Harta karun.

 

 

            Kira, Ikki, dan Cindy bekerja sama untuk mendirikan tenda. Dan setelah itu, mereka bertiga segera beristirahat. Mereka bertiga tidur dengan nyenyak

           

            Keesokan harinya, mereka bangun dan bersiap melanjutkan, untuk berburu harta karun di pulau Iron. Dan tempat terdapatnya harta karun di pulau Iron masih jauh. Kira-kira membutuhkan waktu tiga hari. Dan mereka bertiga pun berangkat.

 

Kira     : Baiklah teman-teman……

              Ayo kita berangkat!!!!!

Cindy   : Let’s Go

Ikki      : Oke…

Kira     : Ikki, kamu yang memimpin!!!!!

              Karena kamu yang membawa peta pulau Iron.

Ikki      : Siap….

Kira, sepertinya perjalan untuk menuju tempat harta karun di pulau Iron ini membutuhkan  waktu 3 hari, jika hanya berjalan kaki.

              Dan kita tidak mungkin menggunakan pesawat.

Kira     : Kalau begitu kita gunakan sepatu lari cepat ini…

Cindy   : Oh…. Iya…. Ayo lakukan!!!!!!!!

Ikki      : Siiiiplah……

Kira     : Jika meggunakan sepatu ini dan lari, hanya emmbutuhkan waktu satu setengah hari…

Ikki      : OK..

Cindy   : Ya..

 

            Cindy, Kira, dan Ikki langsung berlari dengan cepat. Mereka bertiga tidak akan merasa terlalu kecapekan karena lari. Karena mereka lari menggunakan sepatu lari ini. Yang didesain khusus untuk Petualang Sejati, yang sering berburu harta karun.

 

            Waktu kira-kira menunnjukkan puku 12.00. Cindy, Ikki, dan Kira pun beristirahat sejenak di bawah pohon, untuk menghilangkan rasa capek. Mereka bertiga beristirahat kira-kira 30 menit. Mereka sangat nyaman beristirahat dibawah pohon yang rindang. Setelah kira-kira cukup, dan energi mereka sudah mulai pulih. Mereka bertiga melanjutkan perjalanan ke tempat harta karun itu berada. Mereka bertiga masih tetap semangat. Perjalanan yang harus dilalui mereka masih satu hari lagi. Mereka lari sambil bercanda.

 

 

 

 

Kira     : Baiklah…….

              Istirahat sudah cukup, mari kiita lanjutkan!!!!!!!!

Cindy   : Yo……

Ikki      : Masih tetap semangat???

Kira     : Tentu saja………..

Cindy   : Jelas…

Ikki      : Aku sudah tidak sabar, ingin segerra menemukan harta karun itu..

Kira     : Sama…

Cindy   : Sabarlah kalian berdua!!!

 

 

            Matahari sudah terbenam. Waktu juga sudah menunjukkan pukul 17.30. mereka bertiga sepakat untuk berhenti di dalam hutan. Dan akan mendirikan tenda dan bermalam di situ.

 

 

Kira     : Eh….. Waktu sudah menunjukkan pukul 17.30

              Sebaiknya kita bermalam di sini saja.

              Disini dekat sungai.

Cindy   : Baiklah….

Ikki      : Ya… Aku capek banget.

Kira     : Ayo kita dirikan tenda disini!!!!!

              Dan segera beristirahat.

Cindy   : Oke…

Ikki      : Siap Bozz……

 

Kira, Ikki, dan Cindy segera mendirikan tenda dan bersiap Istirahat. Waktu sudah menunjukkan pukul 18.30. Mereka bertiga sangat kecapekan. Mereka segera beristirahat. Sampai besok pagi.

 

Keesokan harinya. 

Setelah waktu menunjukkan pukul 06.00 mereka sudah membereskan tenda, dan bersiap melanjutkan perjalanan. Dan perjalanan tinggal setengah hari.

 

Kira-kira waktu sudah menunjukkan pukul 11.30. Kira, Cindy, dan Ikki sudah sampai di tempat tujuan. harta karunnya sudah didepan mata. Dan harta karun tersebut, terletak didalam gua

 

Kira     : Hei….. Kita sudah sampai.

Cindy   : Ya benar…

Ikki      : Akhirnya sampai juga.

              Ayo kita segera masuk ke dalam Gua.

Kira     : Tapi kita harus tetap berhati-hati.

              Siapa tau ada jebakan

Cindy   : Betul….

Ikki      : Itu dia harta karunnya.

              Ayo segera ambil dan bawa pulang!!

 

            Dan mereka bertiga segera masuk ke dalam gua. Mereka mendekati peti harta karun tersebut. Dan pada saat mereka mendekati peti harta karun tersebut. Sesuatu terjadi pada Ikki. Dia ternyata telah dirasuki oleh ibliz jahat The Iron. Ikki yang telah dirasuki, menyerang Kira dengan pedangnya. Terjadilah pertarungan antara Kira dan Ikki. Kira tidak tau jika Ikki telah dirasuki Ibliz. Kira membalas serangan dari Ikki. Cindy pun berusaha melerai.

Ikki      : Kira, ayo kita bertarung!!!!!!!

              Untuk memperebutkan Emas ini.

Kira     : Jika itu maumu, akan kulayani kau. Matilah kau Ikki.

Cindy   : Janganlah kalian berdua bertarung demi Emas ini.

              Ternyata benar, terjadi pertumpahan darah sesama sahabat, demi Emas.

Ikki      : Aku tidak akan menyerahkan emas ini padamu.

              Emas ini akan aku miliki sendiri.

Kira     : Tidak akan kubiarkan itu terjadi…

              Janganlah sombong kau Ikki.

             Kau tak kan menang dariku. Hahaha

Ikki      : Siapa bilang….

              Akulah yang akan menang

Cindy   : Hentikan!!!!!!!!!!!!!!!!!

Kira     : Pertempuran ini tidak akn selesai, sebelum diantara kita mati.

Ikki      : Dan kaulah yang akan mati Kira.

Kira     : Sebaliknya, kaulah yang akan mati.

 

 

Terjadilah pertempuran antara Ikki dan Kira, demi emas. Tidak akan selesai samapi diantara mereka ada yang mati. Kira dan Ikki saling mencoba membunuh menggunakan pedang yang dimiliki mereka masing-masing. Pertarungan tersebut terjadi, karena Ikki yang dirasuku Ibliz Jahat The Iron dan kira yang hawa nafsunya telah keluar. Sedangkan Cindy tidak bernafsu untuk memiliki emas tersebut.

 

Akhirnya Ikki telah kalah. Dan Ikki yang dirasuku Ibliz jahat, kabur ke markasnya. Kira baru tersadar bahwa Ia telah bertarung dengan Ikki demi Emas.

 

Kira     : Apa yang terjadi Cindy?

Cindy   : Kau telah bertarung dengan Ikki.

Kira     : Benarkah???

              Sekarang dimana Ikki??

Cindy   : Dia telah dirasuki Ibliz jahat The Iron.

              Sekarang dia entah pergi kemana.

Kira     : Kita harus menyelamatkan Ikki!!!!

Cindy   : Ya. Tapi sebelum itu kita kembali kerumah, untuk menyembuhkan lukamu itu.

Kira     : Baiklah…

 

Kira dan Cindy kembali ke tepi pantai. Untuk mengambil pesawat, dan untuk pulang kerumah. Walupun tanpa dengan Ikki. Karena Kira harus menyembuhkan lukanya dan mengambil peralatan untuk menyelematkan Ikki. 

           

            Sesampainya dirumah, Kira segera menyembuhkan lukanya. Dan juga mempersiapkan peralatan untuk menyelamatkan Ikki. Cindy juga bersiap-siap dengan peralatannya.

            Selang beberapa hari, Kira dan Cindy kembali ke pulau Iron. Untuk menyelamatkan Ikki. Yang telah dirasukui Ibliz The Iron. Kira dan Cindy segera menyelamatkan Ikki.

 

Cindy   : Dimana letak Ikki berada???

Kira     : Kemungkinan tidak jauh dari tempat harta karun berada.

Cindy   : Kalau begitu, kita segera kesana!!!!

Kira     : Ya. Apakah semua peralatan sudah siap???

Cindy   : Tentu sudah.

Kira     : Ibliz The Iron sangatlah kuat.

              Kita harus bekerja sama untuk mengalahkannya, dan menyelamatkan Ikki.

              Segera kita selamatkan Ikki!!!!

 

 

            Kira dan Cindy kembali ketempat harta karun itu berada.         

 

TO BE CONTINUE


My Design

Agustus 23, 2012

Gambar


Gundam Seed Destiny Final

April 27, 2010


Bleach

April 23, 2010

PILIH SMA ATAU SMK???

April 21, 2010

SMK itu lebih diarahkan ke dunia kerja. Sehingga bisa langsung kerja. SMU   lebih diarahin lebih ke universitas. Jika di SMU  harus melanjutkan  kuliah terlebih dahulu, sebelum  siap kerja.

Keunggulan SMK:

1. Memiliki kurikulum yang fleksibel sesuai perkembangan jaman dan kebutuhan pasar.
2. Meningkatkan kepercayaan diri siswa ketika lulus karena sudah terbiasa bekerja, baik melalui praktik di sekolah maupun praktik kerja industri.
3. Tamatannya diminati perusahaan karena sudah memiliki keterampilan yang memadai.
4. Memberikan pengalaman kerja sehingga lulusan siap untuk membuka lapangan usaha baru.
5. Membekali siswa dengan cukup teori sehingga ketika lulus tetap bisa mengembankan ilmu di pendidikan yang lebih tinggi.

Pemerintah sebagai pemegang kebijakan (policy maker) perlu segera membenahi sistem pendidikan SMK. Landasan filosofis harus dibuat dengan saksama.

Pada musim penerimaan siswa baru (PSB) tahun ini, sekolah menengah kejuruan (SMK) kebanjiran peminat. Di Yogyakarta, misalnya, dari 14 SMK negeri dan swasta yang membuka PSB online, telah dipenuhi pendaftar. Misalnya di SMK Negeri 6, tercatat 548 pendaftar dari 468 kursi yang tersedia. Padahal, pada PSB tahun lalu hanya tercatat 500 pendaftar (SK, 7/7/2008).

Di Kota Bandung, berdasarkan rekapitulasi PSB online yang dilakukan dinas pendidikan setempat, tercatat sebanyak 1.118 pendaftar, dari 360 kuota yang disediakan. Jika ditotal secara keseluruhan, pendaftar mencapai 11.066 dari 15 SMK yang ambil bagian. Jumlah itu melebihi tahun sebelumnya yang hanya 777 orang.

Sebaliknya, kondisi memprihatinkan dialami sekolah menengah nonkejuruan (SMA/MA). Hingga akhir masa PSB, sekolah-sekolah ini masih kekurangan murid. Di Bandung, misalnya, lantaran kekurangan siswa, pemkab setempat menggratiskan lebih dari 50 SMP swasta dan 29 SMA swasta. Sekolah yang digratiskan ini rata-rata hanya memiliki siswa di bawah 100 orang atau dua rombongan belajar. Adapun plafon bantuan biaya pendidikan yang dikeluarkan adalah Rp 570.000 per tahun per siswa untuk SMP dan Rp 1,2 juta untuk SMA.

Kondisi serupa juga terjadi di beberapa daerah seperti Tegal, Magelang, Yogyakarta dan sebagainya. Di Tegal misalnya, pihak sekolah sampai harus melakukan berbagai cara untuk mendapatkan tambahan siswa, seperti memperpanjang waktu penerimaan siswa baru dan melakukan jemput bola ke rumah calon siswa.

Melonjaknya jumlah peminat, di satu sisi menunjukkan keberhasilan promosi yang dilakukan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), khususnya melalui Dirjen Dikdasmen. Di sisi lain, fenomena itu menunjukkan adanya kecenderungan pragmatis masyarakat memilih SMK. Ini tidak lepas dari peran SMK yang mampu mencetak tenaga terampil dan mengurangi masalah pelik pengangguran.

Kelebihan SMK yang lain, tulis Joko Sutrisno (2008), mampu menyiapkan peserta didik yang kreatif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Bahkan, hasil sebuah survei menunjukkan bahwa di kota-kota di mana populasi SMK lebih tinggi dari SMA, maka daerah tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi dan produk domestik regional bruto yang lebih tinggi. Wajar, jika pemerintah pada tahun ajaran 2008/2009 menargetkan 1,3 juta siswa lulusan SMP mendaftar SMK secara nasional, guna mencapai pertumbuhan angka partisipasi kasar (APK) SMK 62,5 persen, sebagaimana ditetapkan dalam Renstra Depdiknas. Selain itu, pemerintah berencana terus memperbanyak pembangunan SMK, serta mengurangi pengembangan sekolah menengah atas (SMA). Diharapkan tahun 2009 rasio perbandingan antara SMK dan SMA menjadi 70 berbanding 30 (Fasli Jalal, 2008).

Anggapan bahwa semua SMK bermutu dan menghasilkan lulusan yang siap diterima dunia kerja tidak selamanya tepat. Sebagai gambaran, di Jawa Timur, lulusan SMK baru 45 persen yang terserap dunia kerja, selebihnya (55 persen) masih menjadi pengangguran. Selain itu, banyak perusahaan dan industri yang mengeluhkan sulitnya mendapat teknisi tingkat menengah sesuai standar. Padahal, peluang kerja terbuka di dalam dan luar negeri, yang tidak terpenuhi karena lulusan yang ada belum mencapai kompetensi yang dibutuhkan.

Problem ketidakterkaitan (mismatch) antara SMK dan dunia usaha atau dunia industri, disebabkan beberapa hal. Pertama, tidak semua SMK mencetak lulusan yang adaptif dengan dunia kerja. Hal ini disebabkan ketidaktersediaan fasilitas bengkel atau laboratorium kerja yang layak dan modern, serta membangun kerja sama yang kuat dengan dunia kerja.

Kedua, dari aspek tenaga pengajar, banyak guru SMK yang ketinggalan dalam meng-update keahlian agar sesuai dengan perkembangan zaman. Akibatnya, banyak pendidikan di SMK yang dijalankan secara asal-asalan yang muaranya hanya menghasilkan lulusan tanpa kompetensi memadai.

Ketiga, program-program yang ditawarkan SMK saat ini belum efektif dan efisien. Ini dapat dilihat dari kualitas lulusan yang belum mampu menjawab tantangan dunia industri. Dengan kata lain, belum ada kesesuaian antara SMK dan industri. Ketika lulusan SMK masuk dunia kerja, ternyata teknologi industri sudah berkembang pesat.

Seperti yang dialami siswa-siswa di SMK Jurusan Nautika Perikanan Laut (NPL), Kabupaten Malang. Sebenarnya, proses belajar mengajar (PBM) di SMK itu sesuai dengan jurusannya, yaitu NPL. Dimulai dari tingkat II, para siswa sudah berbulan-bulan lamanya mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) di laut. Konsekuensinya, proses belajar mengajar dengan mata pelajaran yang di-UN-kan tidak banyak dipelajari, bahkan hampir tidak punya kesempatan dibandingkan dengan SMA biasa. Akibatnya, siswa-siswa berbakat dan sudah mengantongi beberapa sertifikasi kecakapan melaut, bahkan sudah diterima magang di Jepang, terpaksa tidak lulus UN.

Tampaknya tidak ada pilihan bagi SMK, selain berbenah diri. Menurut Wardiman Djojonegoro (2007), langkah utama adalah mengubah orientasi dan paradigma pendidikan. Jika selama ini tujuan pendidikan di SMK hanya mengejar ijazah, kini harus diganti mengejar kompetensi. Konsekuensinya, sekolah harus paham standar dunia kerja, dan harus membangun kerja sama yang baik dengan banyak pihak, terutama dunia industri dalam arti luas. Selain itu, sekolah membutuhkan sistem pembelajaran yang tidak berjarak dengan dunia kerja dan masyarakat yang selalu berkembang dinamis.

Pemerintah sebagai pemegang kebijakan (policy maker) perlu segera membenahi sistem pendidikan SMK. Landasan filosofis harus dibuat dengan saksama. Jangan sampai pendidikan SMK, meminjam istilah Henry A Giroux (1993), menjadi hamba pabrik/industri. Institusi pendidikan model demikian, lanjut Giroux, akan gagal melihat kemungkinan bahwa proses pembelajaran merupakan pilar utama humanisasi anak didik. Karena, dimensi personal seperti sopan santun, akhlak mulia, dan jiwa nasionalisme dikebiri habis-habisan. Maka yang terjadi adalah degradasi identitas, dari institusi yang menyelenggarakan pendidikan bangsa menjadi pabrik kuli semata.

Sekolah menengah negeri mempersiapkan kaum muda untuk kehidupan dewasa yang memuaskan dan lengkap, serta menangani tantangan dari dunia modern.

Hasil akademis yang tinggi

Para pelajar di sekolah menengah negeri NSW mencapai standar akademis yang setaraf dengan standar tertinggi di dunia. Pengujian internasional menunjukkan bahwa hasil melek huruf anak berusia 15 tahun di NSW adalah di antara yang terbaik di dunia, dan jauh lebih baik daripada kaum muda di Amerika Serikat dan Inggris.

Kualitas mengajar dan belajar

Sekolah dalam sistem pendidikan negeri NSW menggunakan NSW Quality Teaching Framework (suatu sistem praktek mengajar, belajar dan penilaian yang meningkatkan hasil pendidikan bagi para pelajar) untuk menyediakan pengalaman mengajar dan belajar yang melibatkan, relevan dan menantang. Guru kami mempunyai pelatihan penuh dan kualifikasi dari perguruan tinggi. Sekolah kami juga mempunyai akses ke konsultan ahli yang memberi nasihat dan pelatihan kepada guru secara berkala untuk memastikan agar kami mengajar dan belajar di ruang kelas dengan standar yang tertinggi.

Peluang kurikulum yang ekstensif

Sekolah menengah negeri NSW memberi para pelajar pilihan beraneka ragam mata pelajaran, peluang dan keahlian. Melalui peluang pendidikan dan pelatihan kejuruan, para pelajar kami tidak hanya mempelajari berbagai mata pelajaran sekolah, tetapi juga mempunyai akses ke beraneka kursus, dan banyak di antaranya diajar dengan kerja sama Institut TAFE. Pelajar menengah atas juga dapat mempelajari mata pelajaran tingkat universitas yang dihubungkan dengan HSC (Sertifikat yang diperoleh setelah berhasil memenuhi persyaratan kursus Year 11 dan 12). Banyak sekolah di luar kota dan daerah terpencil menggunakan sambungan komputer untuk menyediakan mata pelajaran tambahan.

Nilai-nilai yang kukuh

Sekolah menengah negeri setempat Anda akan melanjutkan pendidikan nilai-nilai penting yang mulai di sekolah dasar anak Anda. Penting sekali agar pelajar kami memahami pentingnya saling menghormati, tanggung jawab, keutuhan, keunggulan, pikiran terbuka, kerja sama, keterlibatan, saling mengasihi, keadilan dan demokrasi.

http://smk7ambon.forumotion.com/profil-smk-7-f21/keunggulan-smk-t73.htm

https://www.det.nsw.edu.au/media/downloads/languagesupport/start_ss/wcaphs/indonesian.pdf

http://smkn1blo.wordpress.com/2008/09/27/keunggulan-dan-kelebihan-smk/


April 20, 2010


April 7, 2010

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.